![]() |
Kisah Nyata Heroik SBY @ Sexualitass.blogspot.com |
"Peristiwa ini bermula pada saat saya kembali bertugas di medan Operasi Seroja di Timor Timur. Kali ini, saya bertugas sebagai komandan Batalyon 744 dengan pangkat mayor," ujar SBY dalam akun Facebook-nya.
Kata SBY kala itu, terjadi tembak senjata yang sengit antara anggota TNI yang ia pimpin dengan gerilyawan Falintil di lereng bukit Turiskai. "Usai pertempuran, pasukan TNI menemukan seorang gerilyawan Falintil yang tergeletak dengan kondisi perutnya pecah dan usus yang terburai," ucapnya.
Saat itu, SBY memutuskan untuk mengevakuasi dan mengobati gerilyawan yang tertembak oleh anak buahnya tersebut. Bahkan, ia menerbangkannya ke RSPAD Gatot Soebroto di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. "Langkah tidak lazim ini mendapatkan apresiasi dari Asisten Operasi Kasum ABRI Mayjen TNI Edi Sudrajat. Karena, di dalam Hukum Perang, seorang tawanan perang haruslah tetap diperlakukan secara manusiawi, dan SBY membuktikan bahwa saat itu ia taat akan hukum perang tersebut.
"Ternyata, gerilyawan tersebut adalah Yulio Sarmento, salah satu pucuk pimpinan kelompok Falintil. Darinya, Mabes ABRI banyak memperoleh informasi berharga dalam menjalankan operasi di Timor Timur," tutup SBY.